Problem Interaksi terhadap Al-Quran: Koreksi Tafsir Feminis dalam Tafsir Persfektif Gender Mufassir
Keywords:
feminis, patriarki, bias genderAbstract
Tuduhan pegiat feminis terhadap tafsir patriarki yang bias gender telah meresahkan sebagian kaum muslim. Destruksi paham feminism yang diusung dari Barat terhadap ajaran islam yang sudah mapan, ditolak secara total oleh sebagian muslim dengan argumentasi bahwa islam sudah berjalan pada tempatnya, dan tidak perlu formula baru dari kaum feminis yang mengadopsi teori Barat yang tidak kompatibe ldengan islam. Sementara sebagian lain lebih terbuka. Feminis melihat, penafsiran laki-laki dipengaruhi oleh ego dan pengalaman maskulin, sehingga dianggap merugikan perempuan. Tafsir patriarki mengkonstruk pola pikir dan membangun perilaku sosial terhadap perempuan berada pada posisi inferior, termarginalkan, terkungkung dan ditindas. Oleh karenanya, kaum feminisme untuk kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dengan melakukan reinterpretasi ayat-ayat gender al-Quran. Dalam mengurai masalah tersebut, digunakan pendekatan sejarah dan hermeneutika dengan penelitian berbasis literature (library research). Pendekatan sejarah untuk menemukan latar dan pijakan tuntutan para feminis dan penyebab reinterpretasi al-Quran. Hermeneutika untuk mengukur standarisasi reinterpretasi feminis secara proporsional. Pada akhirnya, reinterpretasi feminis melampaui obyektifitas dalam menafsirkan ayat-ayat gender, baik secara spirit maupun hermeunetik. Hal ini dapat dilihat dari penafsiran mereka yang tidak holistik, tendensius, sektarian dan di bawah bayang-bayang feminisme barat.
References
Ahmad, Leila. Women and Gander in Islam: Historial Roots of Modern Debate. New Haver and London: Yale University Press, 1992
al-Ghaza>ly , Zainab. Naz}araf fi> Kita>b Allah. Kairo: Dar Syuruq, 1998
al-T{abari, Abu> Ja’far. Jami>’ al-Baya>n fi> Ta’wi>l ay al-Qura>n. Kairo: Mu’assasah al-Risalah, 2000
Ami>n, Qasim. Tahri>r al-Mar’ah. Kairo: al-Markaz al-Arabiy li al-Bah}s wa al-Nasyr, 1984
Binard, Florence. The British National Women’s Liberation Movenment in The 1970s: Redefining tha Personal and the Political, dalam French Journal of Btirish Studies, Vol 22, 2017
Burhanudin, Jajat. Ulama Perempuan Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2002
Cathia, Jenainati dan Judy Groves. Introducing Feminism. Malta: Gutenberg Press, 2007
Ediver, Halide Edib. Memoir and the Turkish Ordeal, dalam Elizabeth Warnock Fernea and Basima Qattan Bassirgan (Ed.) Midlle Eastern Muslim Women Speak. Austin: University of Texas Press, 1992
Faludi, Susan. Backlash: The Undeclared War Against American Women (New York: Three Rives Press, 2006
Fernea, Elizabet Warnock dan Basima Qattan Bessirgan (Ed.) Midlle Eastern Muslim Women Speak. Austin: University of Texas Press, 1992
Genz, Stephanie dan Benjamin A. Brabon, Pastfeminism: Cultural Text and Theories. Edinburgh: Edinburgh Unuversity Press, 2009
Gholdziher, Ighnaz Maz}hab Tafsi>r; dari Klasik hingga Modern. Terj. M. Alaika Salamullah, dkk. Yogyakarta: el. SAQ Press, 2006
Haddad, Ivonne Y. Traditional Affirmations Concerning the Roleh Of Women as Found in Contemporary Arab Islamic Literature di Jane I. Smith, Women in Contemporary Societis. London: Associated University Press Inc, 1980
Hamzah, Kariman. al-Lu’lu wa al-Marja>n fi> Tafsi>r al-Qura>n. Kairo: Maktabah al-Syuruq al-Dawliyah, 2010
Hasan, Riffat. Teologi Perempuan dalam Tradisi Islam: Sejajar di Hadapan Allah? Jurnal Ulumul Quran, Vol 1 (1990/1410H)
Hodgon-Wrigh, Early Feminism, dalam Cambridge Companion to Feminism and Postfeminism, Sarah Gamble, 2006
Lubis, Nina H. Tradisi dan Transformasi Sejarah Sunda. Bandung: Humaniora Utama Press, 2000
Walters, Margaret. Feminism: A Very Short Introduction. New York: Oxford University Press, 2005
Mernisi, Fatima. Islam and Democracy: Fear of the Modern World. California: Addison-Wesley Publishing Company, 1922
______________. Women in Moslem Paradise, dalam Equel Before Allah, Terj. Team LSPAA, Perempuan dalam Surga Kaum Muslim (Yogyakarta: LSPPA, Cet.1, 1995
¬¬¬______________. Women and Islam: An Historical and Theological Enquiry. teer. Yaziar Radianti, Wanita di Dalam Islam. Bandung: Pustaka, 1994
_______________. The Forgotten of Islam. Terj. Rahmani Astuti dan Enna Hadi, Ratu-ratu Islam yang Terlupakan. Bandung: Mizan, 1994
______________ dan Riffat Hasan. Setara di Hadapan Allah. Jakarta: LSPPA Yayasan Prakarsa, 2000
Qutb, Muhammad. Qadliyat Tahri>r al-Mar’ah, Terj. Tajuddin, Setetes Parfum Wanita (Sebuah Renungan bagi Cendekiawan Muslim). Jakarta: Firdaus, 1993
Saebani, Ahmad. Fikih Munakahat 2. Bandung: CV. Pustaka Setia, 2010
Shihab, M. Quraish. Tafsir al-Misbah; Pesan, Kesan dan Keserasian al-Quran. Jakarta: Lentera Hati, 2000
Subhan, Zaitunah. Tafsir Kebencian: Studi Bias Gender dalam Tafsir al-Quran. Yogyakarta: LKiS, 2009
Sugiono, Sugeng. Feminisme di Dunia Muslim: Menguak Akar Perdebatan antara Paham Konservatif dan Reformis, Jurnal Thaqafiyat, Vol 14 No. 1, 2013
Syuqqah, Abu. Tahri>r al-Mar’ah ‘As}r al-Risa>lah, Jilid 3 Cet. 1. Kuwait: Da>r al-Qalam, 1990
The Indonesian Women’s Movenment. Jakarta: Ministry ofInformation of the Republic of Indonesia, 1968
Wadud, Ami>na. Quran Menurut Perempuan, Meluruskan Bias Gender dalam Tafsir. Terj. Abdullah Ali. Jakarta: Serambi, 2001
Wierenga, Saskia Eleonora. Penghancuran Gerakan Perempuan: Politik Seksual di Indonesia Pasca Kejatuahn PKI. Yogyakarta: Galangpress, 2010
Yasin, Bu Ali. Huqu>q al-Mar’ah fi> al-Kitabat al-‘Ara>biyah Mundzu ‘Ash al-Nah}dlah. Syiria: Da>r al-Thali’at al-Jadi>dah 1998
Ya’qu>b, T{ahi>r Mah}mu>d Muh}ammad. Asba>b al-Khatha’ fi> al-Tafsi>r, Jilid II. Lebanon: Mu’assasah al-Risalah, 2004
Zubaidah, Siti. Pemikiran Fatima Mernisi: tentang Kedudukan Wanita dalam Islam. Bandung: Citapustaka Media Perintis: 2010
Zuh}aily, Wah}bah. al-Tafsi>r Muni>r. Damaskus: Da>r Fikry, 1418 H
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Danial Achmad

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors retain the copyright to their work while granting the journal the right of first publication. This means that the journal has the initial privilege of publishing the work, and concurrently, the authors license the work under a Creative Commons Attribution License.






